Anomali Investasi Politik

Dalam politik itu bukan cuma perkara menang atau kalah, khususnya saat Pemilu. Tapi bagaimana mengawal dan menjebol pertahanan, mengatur dan menghadang serangan, dan yang utama adalah setinggi apa intensitas kita dalam berkomunikasi juga berinteraksi kepada konstituen di masa tidak ada pemilihan umum!

Andai saya seorang kader partai, jauh-jauh hari saya akan melakukan ‘Investasi Politik’ berupa komunikasi dan interaksi kepada masyarakat. Banyak melibatkan diri dengan kegiatan-kegiatan masyarakat. Kerja bakti yang dilakukan saat hari libur di lingkungan RT merupakan satu contoh pas untuk kita berinteraksi dengan warga meski kita bukan warga setempat, tapi pengurus partai setempat.

Bayangkan saya seorang pengurus partai, sebut saja Partai Delima. Lalu rajin hadir diberbagai acara masyarakat. Ikut nongkrong di pos-pos RW minimal sebulan sekali, secara bergiliran dari satu RW ke RW lain. Termasuk intens bersilaturahmi ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Dan seterusnya, dan seterusnya…

Kira-kira apa yang ada dibenak Anda membaca rumus sederhana ini? Iya tepat, itu adalah hal sepele yang tidak pernah dilakukan oleh kader dan pengurus partai. Indikasinya apa? Coba tanyakan ke masyarakat apakah mereka tahu dan kenal nama pengurus Partai Delima tingkat ranting di lingkungannya? Masyarakat hanya kenal pengurus Partai Delima tingkat pusat melalui televisi karena seringnya diundang sebagai nara sumber.

Mengapa partai-partai itu tidak melakukan sesuatu yang sepele ini, padahal dampak positifnya dahsyat! Efek positifnya akan kita petik saat memasuki situasi yang dramatis, misalnya Pemilu. Apabila investasi komunikasi & interaksi yang kita bangun selama itu ditengah-tengah masyarakat mampu membuahkan citra positif, bahkan terdapat indikator jelas ternyata masyarakat sudah ‘dibelakang’ kita, sangat tidak perlu lagi ketika jelang pemilu kita sibuk pontang panting kampanye dan sosialisasi “paslon” partai kita.

Paribasanye nih ye, logistik saya untuk nongkrong di pos-pos RW termasuk untuk anggaran operasional dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat selama 5 tahun (investasi) tidak ada sepertiganya daripada ongkos kampanye yang sampai puluhan milyar dan habisnya tidak sampai 2-3 bulan, itupun tidak jelas habisnya kemana dan hasilnya nanti bagaimana!

#inimah_evaluasiajah_untuk_mesin_politik_partai_delima_yang_geraknya_cuma_saat_pemilu_heheee

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s